Kucing memiliki pendengaran yang sangat peka, melebihi kemampuan pendengaran anjing. Padahal, pendengaran anjing lima kali lebih tajam dari manusia sementara pendengaran kucing dua kali lebih tajam dari anjing. Makhluk hidup yang bisa mendengar lebih baik dari kucing hanyalah kelelawar dan ngengat. Kelebihan pendengaran kucing:

  • Mampu mendengar suara yang sangat pelan, tetapi juga suara yang sangat tinggi, yang tak dapat didengar oleh manusia.
  • Daun telinga kucing lebar dan dapat berputar 180 derajat ke arah sumber bunyi.
  • Kucing mampu mencari suara serangga yang berasal dari balik tembok sekalipun. Kemampuan ini sangat penting bagi kucing untuk mengetahui mangsanya berada.
  • Kucing bisa membedakan suara mesin mobil, mendeteksi keunikan langkah kaki dan bahkan memiliki preferensi yang berbeda terhadap musik.

Namun di balik pendengaran yang sangat peka, sedikit sekali yang tahu bahwa kucing terlahir tuli. Kucing tidak bisa mendengar apapun hingga mereka berusia dua minggu dan itu adalah sebulan sebelum fungsi pendengaran mereka berfungsi secara efektif. Sebelumnya, kucing hanya bisa mendengar suara hingga 65,000 cycles/detik – sedikit lebih tinggi daripada kemampuan mendengar pada anjing, dan jauh tinggi sekali daripada kemampuan mendengar manusia, yang memiliki kisaran tertinggi 20,000 cycles/detik. Tingginya sistem pendengaran yang luar biasa inilah yang membuat kucing menjadi hewan pemburu yang hebat.

Yang menjadikan pendengaran kucing luar biasa tajamnya ini adalah bagian luar telinganya yang disebut Pinna. Bentuknya segitiga dan berfungsi menyalurkan suara ke dalam gendang telinganya yang bisa bergerak terpisah satu sama lain, dengan masing-masing kemampuan berputar sebesar 180 derajat. Ini artinya kucing mampu menentukan dengan tepat dari mana suara berasal tanpa harus menengokkan kepalanya.

Otak kucing memiliki perangkat yang secara khusus ditujukan untuk memproses pendengarannya dibandingkan binatang lain, bahkan termasuk anjing. Kucing tuli pun mampu bersosialisasi dengan cukup baik. Mereka mengompensasikan kekurangan pendengaran dengan deteksi gerakan dan getaran melalui bantalan telapak kaki mereka yang sensitif.

Meskipun demikian, seekor kucing yang tuli sebaiknya tidak berada di luar rumah, beberapa sumber bahaya seperti mobil yang sedang mendekat, bisa berakibat fatal sebelum kucing tuli dapat merespon kehadirannya.

Artikel ini sudah dibaca: 4485 kali.