KittyKrafty.com

For Those Who Love Cats

Tag

Kucing Pembaca

In Memoriam : Maharani

Saya mendekatinya perlahan dengan sangat ketakutan. Saya tahu apa yang terjadi, tapi saya tidak ingin tahu seberapa parah luka yang dideritanya. Dengan menguatkan hati, saya melihatnya.

Choco | Gallery

This entry is part 3 of 14 in the series Kucing Pembaca

Kucing Persia Belang tiga yang dulunya bernama Zuppy, lalu berganti menjadi Choppy dan diganti lagi menjadi Choco.

Hobi Darling: Kelayapan & Tidur Telentang

This entry is part 4 of 14 in the series Kucing Pembaca

Nur pulang ke rumah seminggu sekali, tiap hari Sabtu. Tiap Sabtu sore ketika Nur sampai di rumah, Darling pun sudah ada di rumah menyambut kedatangan Nur. Padahal tiap Nur berangkat ke Yogya, maka Darling pun juga berangkat pergi entah kemana dan baru pulang tiap Sabtu sore ketika Nur pun sudah sampai di rumah!

Kati Peri

Berawal dari sebuah status di jaringan sosial media yang saya ikuti. Seseorang mengatakan dia berencana akan membuang kucingnya karena sakit. Padahal si kucing ini baru saja melahirkan.

[Pics] Kelly yang suka mengetik

Selain Miki, Riko dan Beautiful, Ichsan juga memiliki Mika, Silvi, Silvin, Selvi, Coklat dan Kelly. Dan foto Cats Gallery kali ini adalah foto Kelly, kucing Ichsan yang mengirimi kami email yang diketiknya sendiri 🙂

In Memoriam: Mummon

This entry is part 4 of 15 in the series In Memoriam

Jadilah saya pemelihara kucing, malang tak dapat ditolak, seberapa besar usaha saya untuk merawat Mummon’ (kucing saya) tapi saya harus menerima pengalaman pahit dan pertama buat saya untuk kehilangan binatang kesayangan.

Miki si Kucing Yang Hobinya Kabur

This entry is part 8 of 14 in the series Kucing Pembaca

Setelah Beautiful wafat, Riko dan Miki semakin akrab. Kemudian ada kucing titipan teman adik saya. Miki dan Riko takut sama kucing titipan yang lebih kecil dari tubuh Miki dan Riko. Aneh juga, ya?

Molly & Poppy : Setia Menanti di Depan Pintu Rumah

This entry is part 9 of 14 in the series Kucing Pembaca

Yang jadi keheranan saya adalah ketika saya lupa memasukkan kucing tersebut, kedua kucing tersebut setia menanti di depan pintu rumah dan tidak keluar pagar, seperti kebanyakan kucing lainnya yang suka “dolan” sampai jauh.

Tom, si kucing cerdas

This entry is part 6 of 15 in the series In Memoriam

Aku menyesal, kenapa aku tidak membawanya kedokter hari itu juga. Kenapa aku harus menunggu sampai pagi?

In Memoriam : Elmo & Vero

This entry is part 6 of 15 in the series In Memoriam

Setelah beberapa minggu paman saya yang rumahnya dekat dengan saya melihat Elmo berada di halaman rumah tetangganya dengan keadaan yang memprihatinkan.

Oreo si tangguh yang mengalahkan dewa kematian

This entry is part 11 of 14 in the series Kucing Pembaca

Namun karena kecintaan keluarga saya terhadap oreo, kami memutuskan untuk tetap merawat Oreo apapun yang terjadi. Saya merawat Oreo dengan memberikan obat-obatan yang sekiranya dapat meringankan sakitnya.

Dagu: Tidur Mesti Pakai Bantal

This entry is part 6 of 14 in the series Kucing Pembaca

This entry is part 6 of 14 in the series Kucing Pembaca

[Pics] Chikko, kucing Yetty

Hahaha, si Chikko tampaknya menggemari musik nih, sampai-sampai tape-nya harus diduduki terus 🙂 Chikko, 13 Juni 2012 Kucing milik Yetty Ahdayati

Choco yang sering berganti Nama

This entry is part 1 of 14 in the series Kucing Pembaca

Hani memiliki seekor kucing Persia betina tiga warna yang diperolehnya dengan cara adopsi. Nama kucing ini awalnya adalah Zuppy. Setelah diadopsi, Hani mengganti nama Zuppy menjadi Choppy.

In Memoriam : Minoe Spicy Farlene

This entry is part 5 of 15 in the series In Memoriam

Spicy pernah sekarat karena penyakit otak menyerangnya. Tapi dia tetap tegar. Spicy sering membawakan ”mainan” untuk anaknya. Seperti belalang dan bermacam binatang kecil lainnya. Tempat mojoknya ada di sudut kamar saya yang hangat.

Elsa, The British Shorthair

This entry is part 13 of 14 in the series Kucing Pembaca

This entry is part 13 of 14 in the series Kucing Pembaca

In Memoriam : Beautiful

This entry is part 3 of 15 in the series In Memoriam

Karena di sekitar tempat tinggal saya tidak ada RS Hewan, jadinya saya tidak tahu mau diapakan ketika Beautiful tertabrak. Sampai akhirnya Beautiful pun wafat.

In Memoriam : Ginger

This entry is part 7 of 15 in the series In Memoriam

Setengah jam kami menungguinya dan menatap matanya yang terus memandang ke arah kami, sampai nafasnya berhenti. Berhari-hari setelah kejadian itu kami masih terus diliputi kesedihan – mama bahkan menangis bila melihat tempat mangkal Ginger di dapur, atau bila ia menggoreng ikan kesukaan Ginger.

In Memoriam : Empus

This entry is part 8 of 15 in the series In Memoriam

Saya tertegun melihat Empus kejang-kejang, dan akhirnya diam sama sekali. Saya menangis seharian. Sewaktu saya melihat Rocky, saya teringat Empus. Saya berjanji pada Empus, saya akan merawat Rocky sebaik-baiknya.

In Memoriam: Batman dan Robin

This entry is part 13 of 15 in the series In Memoriam

This entry is part 13 of 15 in the series In Memoriam

© 2016 KittyKrafty.com — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑