Category: In Memoriam

Mengenang kucing kesayangan anda yang telah pergi selamanya

In Memoriam : Minoe Spicy Farlene

Spicy pernah sekarat karena penyakit otak menyerangnya. Tapi dia tetap tegar. Spicy sering membawakan ”mainan” untuk anaknya. Seperti belalang dan bermacam binatang kecil lainnya. Tempat mojoknya ada di sudut kamar saya yang hangat.

Tagged with: ,

In Memoriam : Kesya

Kesya kucing Fitri

Banyak banget cerita Kesya buat saya yang bikin saya kangen banget sama kucing saya yang satu ini, sayangnya dia udah gak ada, selamat jalan Kesya, semoga kita ketemu lagi di lain kehidupan.

Tagged with: ,

In Memoriam : Elmo & Vero

Setelah beberapa minggu paman saya yang rumahnya dekat dengan saya melihat Elmo berada di halaman rumah tetangganya dengan keadaan yang memprihatinkan.

Tagged with: ,

Vico, andai waktu bisa diulang kembali

Vico kucing Sifa
Tagged with: ,

In Memoriam: Mummon

Jadilah saya pemelihara kucing, malang tak dapat ditolak, seberapa besar usaha saya untuk merawat Mummon’ (kucing saya) tapi saya harus menerima pengalaman pahit dan pertama buat saya untuk kehilangan binatang kesayangan.

Tagged with: ,

In Memoriam : Ginger

Setengah jam kami menungguinya dan menatap matanya yang terus memandang ke arah kami, sampai nafasnya berhenti. Berhari-hari setelah kejadian itu kami masih terus diliputi kesedihan – mama bahkan menangis bila melihat tempat mangkal Ginger di dapur, atau bila ia menggoreng ikan kesukaan Ginger.

Tagged with: ,

In Memoriam: Miyake Aizizawa

Miyake Aizizawa adalah seekor kucing jawa yang jenis kelaminnya diragukan. Namun dari 4 saudaranya hanya dia yang selamat dan sempat diberi nama. Banyak hal berkesan darinya, mulai dari masuk ke toilet, sampai tidur terlentang. Salah satu yang saya tidak bisa

Tagged with: ,

In Memoriam : Empus

Saya tertegun melihat Empus kejang-kejang, dan akhirnya diam sama sekali. Saya menangis seharian. Sewaktu saya melihat Rocky, saya teringat Empus. Saya berjanji pada Empus, saya akan merawat Rocky sebaik-baiknya.

Tagged with: ,

In Memoriam: Push

Push kucing Al Idrus

Saya merasa iba dengan kucing yang terlihat kelaparan di depan rumah. Saat itu ada luka di hidungnya dan di atas kepalanya. Hampir tiap hari ia dengan wajah yang melas, meminta makan.

Tagged with:

In Memoriam: Batman dan Robin

Tagged with:

Cha Bong Gun, rajin menjaga adiknya

cha bong gun, kucing rani elisabeth

Ini adalah anak kucing jantan, saya namakan Cha Bong Gun. waktu itu keluarga saya sedang demam drama korea dan nama itu diambil dari tokoh utama pemain bola di drama itu. saya namakan begitu karena dia sukaaaaaaaaaa sekali main bola kertas yang saya buat.

Tagged with: ,

Euthanasia

Saya tahu, pilihan saya benar. Tapi tetap saja terasa salah. Saya membebaskannya dari rasa sakit. Tapi saya yang membunuh kucing itu.

Tagged with:

In Memoriam : Beautiful

Beautiful kucing Ichsan

Karena di sekitar tempat tinggal saya tidak ada RS Hewan, jadinya saya tidak tahu mau diapakan ketika Beautiful tertabrak. Sampai akhirnya Beautiful pun wafat.

Tagged with: ,

Tom, si kucing cerdas

Tom - Kucing Karina

Aku menyesal, kenapa aku tidak membawanya kedokter hari itu juga. Kenapa aku harus menunggu sampai pagi?

Tagged with: ,
Top