This entry is part 12 of 15 in the series In Memoriam

Saya punya kucing putih yg sudah kenal dari kecil, dari keturunan ke tiga generasi kucing-kucing liar yang sering main k rumah. Neneknya sangat liar (tidak mau dipegang sama sekali) namun dia sangat sering main ke rumah. Dan akhirnya dia meninggalkan 2 ekor anaknya, 1 jantan dan 1 betina.

Yang jantan setelah beranjak dewasa tidak mau dipegang dan pergi entah kemana, sementara yang betina selalu menemani saya. Saya beri nama dia โ€˜pupyโ€™ asal kata dari “pussy pity” karena sy merasa kasihan melihatnya ditinggalkan oleh induknya.

Si pupy awalnya susah didekati, namun lama-lama akhirnya saya dapat memegangnya. Ketika mulai beranjak dewasa si pupy ini hamil namun semua anaknya tidak ada yg hidup. Lalu hamil yang ke 2, lahir kalau tidak salah 4 ekor, namun yg berhasil bertahan hanya satu ekor. Awalnya saya beri nama spinx karena bulunya bergaris-garis seperti patung spinx, namun lama kelamaan karena semakin dewasa semakin agresif dan suka warna hijau sy belakangan memberi nama โ€˜bejoโ€™. Panggilannya jojo. Setelah jojo, si pupy hamil lagi yg ke 3, lahir 4 ekor kucing.

Di keluarga sy tidak semua menyukai kucing, cuma sy dan kakak ipar, dan di sini pengertiannya si pupy, setiap melahirkan anak cuma satu anak yang bertahan. Sebelumnya sy pernah request ke pupy u/ memberikan anak jantan yg tampan, wah rupanya si pupy sangat pengertian, pada kelahiran ke 2 dia sisakan jantan ‘si spinx/bejo/jojo’, dan pada kelahiran yg ke 3 ini ada 1 yg berwarna putih bulunya, dan bermata biru. Siapa pun yg melihatnya pasti suka dengan mata bulenya.

Si bulu putih ini awalnya sy beri nama winky, namun belakangan sy panggil vico (karna bulunya ada campuran spt warna kopi susu dan tiap pagi dengkuran/meongannya membangunkan sy). Asal kata dibalik dari kopi – piko. Kerennya vico. Sy sangat sayang pd keduanya. Si jojo hobi menangkap tikus dan suka makanan mentah, sementara vico selalu dibiasakan makanan khusus atau yg matang, jadi mereka berlainan kesukaan.

Namun setelah beberapa lama sy ingin merubah kebiasaan vico supaya mau makan makanan alami. Namun entah kneapa dia tidak suka ๐Ÿ™ jadi sy suruh dia cari makan sendiri d luar, akhirnya dia tidak pulang 2 hari 2 malam.

Setelah pulang tiba2 dia sesak nafas, nafasnya terengah-engah entah kena virus atau keracunan, itu juga masih jadi tanda tanya bagi saya. Yang jelas setelah berusaha diobati ke dokter dan diinfus 1 harinya dia mengeluarkan air seni yg pekat berwarna orange, disertai sedikit muntah agak merah, sy masih bingung apa ini terkena virus atau termakan racun.
Vico
Sebelum berobat ke dokter sy beri dia susu+kuning telur+antangin sedikit (karena tdk ada madu) namun tetap tidak ada perubahan. Sy berobat hari minggu dan baru ambil resepnya senin, karena apotik tutup, hari senin pagi dia masih terlihat kesakitan, kata dokter dia demam.

Setelah ambil resep dokter, sy coba cekoki sesuai resep, 1 kapsul diminum 2x sehari, berarti 1 hari 2 kapsul. Cekokan pertama dia muntahkan kembali, cekokan kedua sy bagi 2x peminuman namun tetap tidak ada perubahan. Karena saya ingin dia cepat sembuh, sisa yg setengah itu sy coba cekokkan kembali, sy berniat, jika tdk ada perubahan esok harinya akan sy berikan air keLapa, yg katanya sangat ampuh untuk segala macam penyakit kucing, namun apa daya dia pergi huks2 pada pukul 11 malam. Menit2 sebelum kepergiannya dengan sempatnya menunjukkan giginya yang mengerutuk kedinginan seperti menggigil dan sempat menghampiri ibu sy juga u/ yg terakhir kalinya.

Saya dan ibu sangat sayang dia, vico yg pembersih, setiap pup dulu di kamar mandi, jadi tiap pagi sy dibangunkan dgn aroma kamar mandi yg menyengat itu hhaha.. (Karna Klw tdk sy sangat sulit bngun pgi), karna sy merasa kerepotan n malas membersihkan, sy bilg k dia u/pup d luar sj, sepertinya dia mengerti bahasa sy, tak lama setelah itu setiap pagi dia minta dibukakan pintu u/keluar. Sy sangat sayang pdnya. Vico lucu, pandai mengambil hati tak hanya sy, tapi induknya dan saudaranya/abangnya si bejo.

Setelah kepergiannya rumah serasa sepi.. Sunyi.. Mama dan sy sangat merasa kehilangan sekali, huks huks. Yang membuat sy miris adalah saat terakhir kali dia berbuat salah saat vico berkelahi dengan kucing kecil yang entah dari mana datangnya tiba-tiba ada di depan rumah saya. Vico berkelahi hingga kucing kecil tsb kehilangan mata sebelah kanannya. Saya menjadikan vico sbg tersangka karena setiap berkelahi sy mendapatinya sedang menghajar kucing kecil tsb. Karena saya rasa dia bersalah, saya hukum dia masuk di keranjang, sy pukul-pukul dia, sy sentil-sentil tangannya, sy ikat pergelangan tangannya pakai tali bekas hands free. Dia merasa seperti bersalah, dan minta keluar rumah, dari situ sy biarkan dia di luar rumah 2 hari 2 malam, di samping juga kelakuannya yg pilih-pilih makanan juga. Sy suruh dia cari makan sendiri d luar. Namun, di luar harapan sy pulang2 dia dalam keadaan lemas dengan nafas terengah2.

Sy sangat sayang dia.. Huks2 kalau tau bakal sperti ini, sy tdk ijinkan dia keluar dan sy akan belikan saja makanan kebiasaannya itu.. Andaikan waktu bisa diputar ulang. Atau dia dapat kembali lagi.. Sy tdk mau perlakukan dia spt itu;( dan sy tidak mau izinkan dia keluar. Bagaimanapun mungkin inilah takdir, mungkin juga sudah masanya.. Apapun itu smuga kehadirannya membarikn sy pelajaran yg sangatt sangatt berharga, hingga bberapa hari setelah kepergiannya, setiap ingat dia, sy selalu bercucur air mata ;((( huks2 ‘maafin tante yaa vico.. G tw klw kmu bakal pergi secepat ini..

Lahir: 29 Feb 2012 ยฑ @10am |
Gone: 2 Dec 2013 @11pm
Lama bersama ยฑ22bln

Kalau pernah saya baca umur kucing 2 thn itu setara 21 thn. Kalau belum sampai 2thn berarti 20+. Bahkan pernah saya berujar padanya, kalau dia jadi manusia, saya akan sayang padanya, saya akan mau selalu brsamanya. Huks huks huks … Dia selalu menemani saya kemana saja saya beranjak di rumah, ke dapur, ke toilet, nonton tv, tidur, sholat, dia selalu menemani & berada dekat dengan saya.

Saya sangat ingin dia kembali bereinkarnasi kalau bisa, huks huks2..
Yang berminat liat picnya ada pada album ‘kucing’ di
fb sy : si fa loves cappuccino

Vico.. I’ll always miss u.. We all love u
I’ll love u for a thousand years. Huks huks huks thousand n moree โ€ฆ

Kiriman : Sifa

Artikel ini sudah dibaca: 6593 kali.

Artikel pada Serial ini:In Memoriam: Batman dan Robin
  • Firaaaa??

    gimana sih saya punya kucing dia selalu menyendiri + muntah2 kata orang dia keracunan kadal terus ngatasinya gimanaaa?

  • sifa

    Jadi sedih lagi ๐Ÿ™ saat artikel ini di forward… HuAaaaaa… Huks2.. Teringat dia lagii… ๐Ÿ™

    • Makasih kiriman ceritanya ya Sifa … Barusan mau diemail pemberitahuannya ke Sifa, ternyata Sifa udah mampir langsung ke sini … itu foto Vico-nya sudah benar kan ya? karena langsung kami ambil dari FB Sifa … ๐Ÿ™‚