This entry is part 12 of 14 in the series Kucing Pembaca

“VOLCOM” adalah nama kucing jantanku yang warnanya hitam belang campur putih ..

Awalnya pada tahun 2012 yang lalu sekitar bulan September, aku melihat tetanggaku dengan kasarnya menenteng 2 ekor kucing kecil yang gemuk dan lucu. Aku tanya mau dikemanakan 2 ekor kucing kecil itu. Tetanggaku pun menjawab mau dibuang di sungai.

Betapa kagetnya aku, dan tanpa berpikir aku langsung minta salah satu kucing itu. Tapi mataku hanya tertuju pada satu kucing yang ekornya pokol (mungkin sejak lahir). Lalu aku ambil dan aku rawat.

Aku memberi makan Volcom sama dengan jam makanku. Setiap aku habis makan, Volcom kuberi makan juga.
Tidak lupa aku belikan susu formula untuk bayi. Karena pikirku, Volcom pun masih perlu menyusu.

Lalu kenapa kucingku kuberi nama Volcom ?? Karena waktu aku adopsi Volcom, pacarku suka memakai baju bermerek Volcom … Hehehe, jadi aku namain Volcom aja biar inget pacarku terus. Ciyeee … jadi curhat deh ๐Ÿ˜€

Volcom itu sifatnya manjaa banget. Tidur maunya di pangkuanku kalau aku lagi nonton tv, tapi kalau mau tidur siang atau malam ,dia tidur di ranjangku .. Pertama sih Volcom tidur di sampingku, tapi karena dimarahi ortu, aku bikin deh box tempat tidur sendiri untuk Volcom, tepatnya di bawah
ranjangku.

Karena terbiasa di kamarku, sampai-sampai pernah si Volcom BAB di lantai kamar . Hal Itu membuat ortuku marah besara. Tapi sekarang gak lagi karna aku udah ngajarin untuk BAB di WC yang ada wastafel jongkoknya.

Karena ibuku gak suka kucing, pernah suatu waktu ibuku merencanakan mau membuang Volcom di jalanan dengan alasan takut aku kena asma karena aku selalu pelukan sama Volcom. Tapi aku sampai nangis
berlutut memohon agar ibuku tak melakukannya. Akhirnya ibu pun setuju dengan 1 syarat agar aku tidak berlebihan terhadap Volcom.

Entah sampai kapan aku bisa bersama kucing kesayanganku itu, tapi kuharap selamanya deh karena menurutku kucing adalah binatang yang paling lucu, manis dan mempunyai bulu yg lembut …

Kiriman :
Chy Quen

Artikel ini sudah dibaca: 4454 kali.

Artikel pada Serial ini:Oreo si tangguh yang mengalahkan dewa kematianElsa, The British Shorthair