Kliping

Karim Kucing Yang Menempuh 3200 km Demi Menemukan Pemiliknya

Walau saya sangat menyukai kucing, namun ibu saya tidak terlalu menyukai kucing. Namun karena memahami bahwa saya suka kucing, maka kompromi yang dilakukan ibu saya adalah membolehkan saya memelihara kucing dengan syarat kucing tersebut tidak boleh masuk ke dalam rumah. Sampai akhirnya ada kucing saya yang sering sekali masuk ke dalam rumah dan membuat ibu saya berang. Akhirnya kucing itu disuruh buang jauh dari rumah. Kucing pun dibuang ke kota lain kira-kira 80 km dari rumah saya. Dan ternyata kucing tersebut dalam 3 bulan berhasil muncul di halaman rumah saya dalam kondisi kotor dan kurus.

Itu pun sudah membuat saya takjub. Bagaimana caranya si kucing yang dibawa dengan mobil dan dibuang tanpa dia tahu ada dimana, bisa menemukan lagi rumahnya. Saya bertanya-tanya, apakah kucing saya ini mencari saya atau rumahnya? Sampai akhirnya saya membaca kisah kucing Karim milik Ravila Hairova yang menempuh perjalanan ribuan kilometer selama 2 tahun untuk menemukan kembali pemiliknya. Saya berkesimpulan, kucing saya itu berusaha mencari saya dan bukan hanya sekedar ingin kembali ke rumahnya yang lama.

Berikut adalah kisah kucing bernama Karim yang berjalan kaki dari Uzbekistan menuju Rusia untuk mencari pemiliknya.

Karim adalah kucing milik Ravila Hairova yang sudah berusia 9 tahun ketika Hairova dan keluarganya harus pindah ke Rusia dari Uzbekistan. Hairova mencemaskan keadaan di Rusia yang pastinya akan jauh berbeda dengan Uzbekistan yang mungkin akan membuat kucingnya tidak kerasan. Ditambah lagi lamanya perjalanan darat dari Uzbekistan menuju Rusia membuat Hairova berpikir tidak akan bisa ditempuh oleh kucingnya itu.

Baca:  Casper si Kucing Penumpang Bus Kota Yang Kisahnya Dibukukan

Karena itu Hairova memutuskan untuk menitipkan kucing peliharaannya itu kepada tetangganya di Gulistan, Uzbekistan. Menurut Hairova, Karim akan lebih baik tinggal di tempat dimana ia sudah terbiasa. Bahkan untuk membuat Karim kerasan di rumah tetangganya itu, Hairova meninggalkan kursi kesayangan Karin dan piring makanannya.

Namun setibanya di kediamannya di Rusia, Hairova mendapat kabar dari tetangganya bahwa Karim menghilang. Tetangganya mengabari Hairova bahwa beberapa hari setelah Hairova dan keluarganya pergi, tiba-tiba Karim menghilang dan tidak ada seorang pun yang mengetahui kabarnya lagi.

“Saya tahu dia hilang dari rumah tetangga saya beberapa hari setelah kami pergi. Dan itu sangat menyedihkan. Tetapi, setelah itu kami tidak pernah mendengar kabar mengenainya lagi,”ujar Hairova.

“Lalu ketika saya berjalan di jalanan, saya melihat kucing yang sepertinya menunggu saya. Ketika saya mendekat, ternyata kucing itu adalah Karim yang berada dalam kondisi kurus serta mengenaskan. Tetapi itu memang benar dia,” ujar Hairova. “Dia saat ini sangat senang, begitu juga dengan kami. Saya tidak tahu bagaimana ia menemukan kami. Tetapi saya senang ia berhasil menemukan kami,” tambahnya.

Ravila dan Lev bersama Karim

Suami Hairova, Lev Kondratyev, 46 tahun, mengatakan “Ia tampaknya menggunakan sembilan nyawanya untuk menemukan kami. Tetapi yang pasti itu memang dia”.

“Ada beberapa tanda di tubuhnya, termasuk luka di ekornya, yang menunjukkan itu memang Karim ketika ia berada di depan pintu. Dan ia pun mengenali kami,” ujar Kondratyev.

Baca:  Penanggulangan Kutu Kucing

Artikel ini sudah dibaca: 3151 kali.

8 Comments

  1. masih teringat jelas pada malam Yuri menghilang, saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi saya terus mencarinya setiap hari, menunggu di depan pintu berharap yuri pulang tapi nihil sudah 5 bulan yuri menghilang. setiap malam saya menangis khawatir dengan keadaannya berharap dia baik-baik saja, rindu tingkah lakunya yang lucu, suara meongannya . saya masih berharap Yuri akan kembali lagi kalaupun tidak saya berdoa semoga saya dan yuri bisa bertemu lagi kelak …..
    :'(

  2. suatu pagi saya dan istri menemukan seekor anak kucing betina berwarna hitam bersembunyi dibalik tumpukan batu pondasi didepan rumah dengan keadaan mengenaskan. sekujur tubuhnya dipenuhi dengan jamur, bulunya pun sebagian besar sudah rontok. diusianya yang baru sekitar 1 bulan dia hidup dari mengais sampah. kami jatuh cinta pada pandangan pertama pada kucing hitam tersebut yang kemudian kami beri dia nama timi. tujuh bulan berlalu timi sudah semakin sehat dan berprilaku menggemaskan. tidak tampak bekas sedikitpun bahwa dia pernah mengalami masa” yang mengenaskan. hingga pada suatu saat kami harus menitipkan dia pada saudara, karena kami hendak pergi pulang kampung selama beberapa hari, tepatnya 10 hari. namun sepulangnya kami dari luar kota, tidak ada tanda-tanda yang menunjukan keberadaan dia. saudara saya mengatakan bahwa timi pergi setelah 5 hari kami menitipkan dia. semoga timi hidup bahagia dimanapun dia sekarang berada.

    1. Kalau ada foto Timi, bisa kami muat di Kucing Pembaca cerita Timi ini pak Kocen …

  3. dunia ku seakan hancur ketika meong ku tersayang hilang gara2 bokap udah kucari kesegala pelosok kota dan sdh ku tanyakan ke orang2 sambil memperlihatkan fotonya tetap aja ga ketemu.sekarang hanya fotonya yg ku pandang tak ada lagi tingkah lucunya kurasakan huhuhu.semoga dia bahagia dimana pun berada

  4. mengharukan banget, , , , ,:(

  5. pecinta kucing

    Seandainya kucing aku bisa kaya gitu yang udah di buang sama orang lain tapinya jaraknya gak jauh kaya gitu paling cuma 6 km

    1. Dibuang orang?? Duuuuuhhh… jahat banget ๐Ÿ™

  6. mbak/mas admin artikel nya sangat informatif
    saya minta ijin boleh ga ? untuk memasang artikel ini di fan page saya di facebook buat di share
    makasih

Artikel Lainnya: