Kliping

Casper si Kucing Penumpang Bus Kota Yang Kisahnya Dibukukan

Casper adalah kucing milik Susan Finden yang selama 4 tahun ia setiap hari naik bus kota rute 3 di Plymouth, Inggris. Casper selalu naik bus dari halte di depan rumahnya dan ia ikut antri bersama penumpang lainnya. Casper akan turut serta di dalam bus sampai terminal terakhir. Dari terminal itu ia akan naik bus lagi untuk kembali lagi ke depan halte rumahnya.

Casper diadopsi oleh Susan tahun 2002 dan tewas akibat tabrak lari pada tanggal 14 Januari 2010 pada usia 13 tahun.

Setelah kematiannya, kisah perjalanan Casper setiap hari naik bus kota ini oleh pemiliknya Sue Finden dan dibantu oleh Linda Watson-Brown dituliskan dalam buku berjudul Casper The Commuting Cat.

Susan Finden dan Buku Casper The Commuting Cat

Awalnya Susan Finden tidak mengetahui hobi Casper naik bus itu. Susan hanya bingung kemana si Casper menghilang selama satu jam setiap hari. Akhirnya Susan mencoba untuk mengikuti Casper, dan Susan menemukan Casper berjalan ke halte bus. Dan ketika bus datang dan Casper naik ke atas bus, Supir bus menjelaskan kepada Susan bahwa kucing itu sudah naik bus mereka selama berbulan-bulan.

Susan tidak terlalu heran karena Casper memang senang dengan kendaraan besar seperti truk dan bus. Susan pun pernah mendapati kucingnya itu asyik bermain-main di lapangan parkir.

Casper setiap hari selama 4 tahun terakhir masa hidupnya, menunggu bus di depan halte rumahnya. Casper selalu ikut duduk mengantri dengan sabar bersama penumpang lainnya. Jadi menurut Susan Finden, urutan antrian bus menjadi : orang, orang, kucing, orang, orang, orang.

Baca:  Penanggulangan Kutu Kucing

Dan begitu bus tiba pukul 10.55 maka ia akan melompat naik dan duduk melingkar di kursi. Casper biasanya tidur melingkar di bagian belakang. Kadang-kadang ia tidur di sela kaki-kaki orang dan ia tidak pernah membuat masalah, demikian menurut penurutan Rob Stonehouse, salah seorang supir Bus First Devon & Cornwall yang kerap dinaiki oleh Casper.

Casper, Susan dan Rob Stonehouse

Lama kelamaan saat Casper menjadi tua, ia terlihat menjadi suka bingung. Supir Bus harus memastikan ia turun di halte depan rumahnya. Tidak seperti dulu sebagai kucing yang pintar, Casper selalu tahu harus turun dimana dan ia akan langsung turun dari bus begitu sampai tujuannya yaitu kembali ke halte depan rumahnya.

Perusahaan Bus First mengakui senang dengan kehadiran kucing itu di busnya, karena setidaknya mereka mendapatkan publikasi gratis. Di Pool Bus, Perusahaan Bus First bahkan memasang pengumuman kepada para supir agar memerhatikan jika Casper naik bus. Yang jelas, Perusahaan Bus First tidak menarik tiket pembayaran walaupun Casper menjadi penumpang tetap untuk rute berjarak 11 kilometer itu.

Setelah kematian Casper, Perusahaan Bus First Devon & Cornwall tetap memasang foto Casper dan juga memberikan pengumuman bahwa Casper tidak akan lagi menumpang bus karena sudah tiada. Berita kematian Casper menyebar dengan sangat cepat dan ribuan orang menyampaikan rasa duka citanya kepada Susan Finden.

Baca:  Mengapa Anak Kucing Gemar Bermain?

Buku Casper the Commuting Cat yang diterbitkan oleh Simon & Schuster dengan segera menjadi best seller dan diterjemahkan ke 9 bahasa. Dan Susan Finden menyatakan setiap sen uang yang didapatkannya dari hasil penjualan buku Casper akan didonasikannya untuk Animal Shelter.

Susan Finden meninggal karena penyakit jantung tanggal 21 Agustus 2017 di usia 74 tahun.

Artikel ini sudah dibaca: 5071 kali.

Artikel Lainnya: