Ciri-ciri Kucing Yang Sehat

ciri-ciri kucing yang sehat

Read more ›

Tagged with: ,

Apa Arti Gerakan Ekor Kucing?

fungsi ekor kucing

Sikap berjalan seekor kucing yang membawa serta ekornya merupakan suatu tanda yang dapat menunjukkan keadaan jiwa atau mood dari kucing tersebut. Misalnya, terkadang kita melihat seekor kucing berlari-lari dengan penuh keanggunan sambil mengibas-ibaskan ujung ekornya dan sikap seperti ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa kucing tersebut dengan penuh suka ria menyambut kedatangan Anda.

Read more ›

Tagged with: ,

Guna Lidah pada Kucing

guna lidah pada kucing

Lidah pada kucing selain untuk kebutuhan makan dan minum, ternyata juga memiliki banyak fungsi lainnya.

Salah satunya adalah untuk membersihkan diri sendiri dan juga membersihkan anaknya, yang biasa dilakukan oleh induk kucing. Hal itu mungkin terjadi sebab permukaan lidah kucing sama sekali tidak rata dan lembut seperti lidah manusia. Permukaan lidah kucing terlihat kasar karena ada seperti cakar-cakar panjang mirip sisir yang memungkinkan kucing membersihkan kotoran yang melekat pada bulu-bulunya.

Karena itu kalau diperhatikan lebih lanjut, lidah kucing tidak terlihat berliur atau pun terlalu basah, tapi kesat dan terasa lebih kering. Memang selain untuk makan dan membersihkan diri, kucing tidak terbiasa menggunakan lidahnya untuk menjilat-jilat hal lainnya seperti misalnya anjing.

Selain untuk makan dan membersihkan diri, lidah kucing bersama dengan hidungnya juga dapat memberikan informasi mengenai keadaan lingkungan dimana kucing berada.

Tagged with: ,

Dagu: Tidur Mesti Pakai Bantal

Kucing Pembaca : Dagu - Febridiana

Foto kucing ini dikirim oleh Febri Diana. Kucing kesayanganya diberi nama Dagu sebab dia punya tanda hitam di dagunya. Tanda hitam ini menurut pengamatan keluarga Febri yang semuanya pencinta kucing, tampaknya semakin bertambah lebar. Jadi pas-lah kalau diberi nama Dagu 😉

Read more ›

Tagged with: ,

Kimberly Si Unyu Bermata Satu

Kucing Pembaca: Kimberly - Dewi Galung

Read more ›

Tagged with: ,

Miki si Kucing Yang Hobinya Kabur

Miki adalah kucing saya yang berwarna kuning yang datang pada bulan Februari 2011.

Lama-lama kucing saya ini semakin jinak. Miki naik ke pangkuan saya dan tidur. Miki juga akrab dengan Riko dan Beautiful. Setelah Beautiful wafat, Riko dan Miki semakin akrab.

Kemudian ada kucing titipan teman adik saya. Miki dan Riko takut sama kucing titipan yang lebih kecil dari tubuh Miki dan Riko. Aneh juga, ya?

Lalu datang lagi 2 ekor kucing baru pada bulan Juli 2011. Namanya Cantik dan Mika yang berjenis kelamin betina.

Read more ›

Tagged with: ,

Ternyata Kecil Peluang Kucing Tularkan Toksoplasma

toxoplasma tidak dari kucing

Read more ›

Tagged with: ,

Akel, si Cerdas yang Berani & Nakal

akel kucing nakal

Read more ›

Tagged with: ,

Choco yang sering berganti Nama

Read more ›

Tagged with: ,

Cegah alergi dengan memiliki hewan peliharaan

Tak hanya bisa menghilangkan stres, studi membuktikan bahwa anak dari orang yang memiliki hewan peliharaan cenderung tidak memiliki alergi hewan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa tahun pertama dalam kehidupan anak adalah masa penting dalam membangun sistem perlawanan tubuh, termasuk terhadap alergi. Anak-anak yang sudah memiliki kontak dengan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing sejak kecil, akan dapat mencegahnya mengalami alergi di kemudian hari.

Dalam studi tersebut para ahli mempelajari sampel darah 600 peserta yang berusia 18 tahun, kemudian membandingkan tingkat antibodi terhadap alergen anjing dan kucing kepada peserta yang memiliki hewan peliharaan dan tidak.

Read more ›

Tagged with:

[Pics] Kido, kucing Nia

kiddo - kittykrafty.com

Ini foto kucing kiriman Nia yang tinggal di Jakarta. Namanya Kido, jantan berusia 6 bulan. Nia punya 3 kucing di rumahnya, tapi si Kido ini ya paling aktif.

Kido kucing Nia

Kido, 20 September 2013
Kucing milik Kurnia Yuriasty

Tagged with: ,

Pikir Dua Kali Sebelum Tidur Bersama Kucing

Tidur bersama kucing

Read more ›

Tagged with: ,

Mencegah Kucing Lompat Ke Meja Makan

kucing melompat ke meja makan

Read more ›

Tagged with: ,

Kenali Bahaya untuk Kucing Anda

benda berbahaya untuk kucing

Read more ›

Tagged with: ,

Perawatan Bulu dan Kulit Kucing

Read more ›

Tagged with:

Toilet Training – Gundukan di halaman

Read more ›

Tagged with: ,

Toxoplasma Tak Selalu dari Kucing

Read more ›

Tagged with:

Molly & Poppy : Setia Menanti di Depan Pintu Rumah

Suatu hari ketika lewat di sebuah gang di perkampungan saya melihat seekor anak kucing yang mengikuti seorang anak SD yang pulang sekolah.

Read more ›

Tagged with: ,

Bastian & Baby: dibuang sejak baru lahir

Bastian kucing dibuang

Kendati saya masih tidur, pada Kamis pagi minggu lalu, toh kuping saya tetap mendengar tangisan dari arah lapangan di depan rumah. Tangisan anak kucing.

Hanya saja, saya tidak pernah menyangka, yang akan saya temui adalah bayi-bayi kucing yang baru lahir, matanya saja belum terbuka. Hal yang membuat saya sampai sekarang mengutuki orang yang membuang bayi-bayi itu, memisahkan dari induknya. Apalagi tujuannya kalau bukan membunuh bayi-bayi itu?

Anak saya memberinya nama Bastian pada anak kucing hitam dengan sederet warna putih di wajahnya, dan Baby pada si kecil berbulu hitam legam.

Akhirnya setelah 11 tahun tidak lagi mengurus bayi, inilah pertama kali saya mengurus bayi lagi. Memberinya susu formula, setelah tidak berhasil menemukan ibu kucing yang sedang menyusui.

Menghangatkan kandangnya.

Memastikan kebersihan tempat tidurnya.

Dan tak lupa… mengatasi kecemburuan kakak-kakaknya …

Tagged with:

Karakteristik Kutu pada Kucing

Secara sempurna, kutu hewan memiliki empat tahap pertumbuhan yaitu telur, larva, nimfa (kepompong), dan bentuk dewasa. Larva kutu memiliki tiga pasang kaki, sedangkan bentuk kepompong dan dewasa memiliki empat pasang. Uniknya, kaki depan mereka punya tugas khusus, merasakan bau, suhu, dan kelembaban sekitar mereka.

Di sekitar hewan kesayangan, jenis kutu yang sering dijumpai adalah kutu loncat (fleas) pada anjing dan kucing; caplak dan sejenis tungau (S scabiei) pada anjing. Jenis tungau yang disebut terakhir inilah, yang dapat menyebabkan penyakit skabies pada kulit yang dapat menulari manusia bila pemiliknya kurang memperhatikan kebersihan lingkungannya.

Beberapa jenis kutu dapat tahan hidup selama beberapa bulan tanpa ada makanan, jika lingkungannya memenuhi kebutuhan hidupnya. Biasanya kutu-kutu itu dapat ditemukan di tempat-tempat seperti semak-semak, kayu, dan belukar. Ini perlu diketahui, karena pemberantasan kutu hewan yang tidak sempurna akan sia-sia mengingat kutu yang tahan puasa dapat aktif kembali.

Read more ›

Tagged with:

Fungsi Kaki dan Kuku Kucing

Read more ›

Tagged with: , ,

Tips Memandikan Kucing

Memandikan kucing

Memandikan seekor kucing bukan pekerjaan yang mudah. Berbagai kesulitan dapat saja muncul pada saat kucing dimandikan.

Kesulitan yang banyak ditemui yaitu kucing berontak dan berusaha untuk melarikan diri saat dimandikan. Hal ini dikarenakan kucing merasa tidak nyaman atau ada hal-hal penting yang sebenarnya perlu anda hindari saat memandikannya.

Read more ›

Tagged with: , ,

Fungsi Kumis pada Kucing

Read more ›

Tagged with: ,

Indonesia Cat Association (ICA)

Sejarah ICA

April 2003 ICA dibentuk di Jakarta, pada awalnya (2003) beranggota 50 orang, 9 registered cattery yang tersebar di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan membuat catshow show lokal pertamanya di Blok M Plaza Jakarta Selatan.

24 April 2005 Show National pertama dengan Juri dari FIFe ( Mr Alfred Wittich, President FFH Swiss) Pada Tahun 2005, tepatnya 28 Mei 2005,pada General Assembly FIFe di Malmo Swedia, ICA diterima menjadi Patronage Member dari Federation Internationale Feline (FIFe) salah satu Organisasi Kucing terbesar di dunia dengan mentor Federation Feline Helvetique Swiss.

Setelah 2 tahun menjalani masa percobaan tanggal 24 Mei 2007 pada General Assembly yang bertempat di Albufeira Portugal, ICA menjadi Full Member dari FIFe.

FIFe sendiri merupakan federasi pencinta dan pemerhati kucing terkemuka di dunia yang berpusat di Luxemburg, dan merupakan bagian dari WCC (The World Cat Congress).

Tentang ICA

ICA membuka dan menerima siapapun untuk menjadi membernya.
Tidak harus mempunyai kucing, yang penting syaratnya 1, yaitu sayang sama kucing.

Hingga Agustus 2009 Indonesian Cat Association telah mempunyai Member sebanyak 1.118 dan mempunyai lebih dari 107 FIFe Registered Cattery (International), tersebar dari 9 cabangnya di seluruh Indonesia (Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Balikpapan, dan Samarinda) sudah mengeluarkan sedikitnya 5000 pedigree baik LO maupun Riex dalam 6 tahun kiprahnya dalam dunia cat fancy. 18 Catshow Internasional pun sudah dibuatnya.

Melalui Kontes Kucing Internasional diharapkan keingintahuan para penggemar dan pemerhati kucing umumnya mengenai proses dan hasil penjurian yang mengacu kepada standar internasional dapat terpenuhi. Selain itu, juga dapat memberi kesempatan bagi anggota ICA untuk mempresentasikan hasil pengembangbiakan mereka dan sekaligus ajang kontrol ICA atas pencapaian program para anggotanya.

Pada kontes kucing internasional, para peserta kontes akan mendapat penilaian dari para juri nasional dari ICA yang telah bersertifikat FIFE. Selain itu, penilaian juga akan diberikan oleh para juri internasional dari FIFe (Fédération Internationale Féline).

Indonesian Cat Assosiation (ICA) merupakan asosiasi para pencinta kucing yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dalam usianya yang relatif muda, reputasi ICA telah diakui secara internasional. Sekjen FIFe (Fédération Internationale Féline), Eric Reijers menilai, ICA telah berhasil melesat jauh meninggalkan organisasi-organisasi sejenis di wilayah Asia Tenggara yang teregistrasi di bawah FIFe.

ICA sebagai organisasi penyanyang kucing yang pertama kal di Indonesiai menerapkan penggunaaan Microchip untuk setiap kucing yang telah mendapatkan sertifikat pedegree, hal ini akan menjamin para pecinta kucing yang akan mengadopsi atau mengambil alih kepemilikan dari cattery, akan mendapatkan kucing sesuai dengan sertifikat Pedegreenya, sehingga dapat mencegah pemalsuan penggunaan sertifikat. Sertifikat Pedegree yang dikeluarkan Oleh ICA telah diakui disetiap negara yang berafiliasi dengan FIFE.

ICA juga organisasi penyanyang kucing pertama di Indonesia yang memfasilitasi anggota untuk menggunakan kartu anggota ICA sebagai discount card di lebih dari 2000 merchant diseluruh wilayah Indonesia. Semoga kehadiran ICA dimasyarakat dapat bermanfaat khususnya bagi pagi Pecinta Kucing di Indonesia.

Sekretariat ICA Pusat
* Grand ITC Permata Hijau 1st Floor
* Blok A10 unit 6-7
* Telp: +62 21 53663103
* Jl. Letjen Soepeno, Arteri Permata Hijau
* Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta, 12210
* email: sekretariat_ica@yahoo.com

Website (Link) : http://www.ica.or.id

Sumber : Kucing.biz

Tagged with: ,

Shinee Ramen | Cats Gallery

Perkenalkan, ini adalah anggota baru di keluarga kami. Namanya Shinee Ramen.

Usianya baru kurang lebih 2 minggu ketika, lagi-lagi, gadis saya meminta agar saya memungutnya pada tanggal 17 November 2010 lalu.

Dengan sedikit meringis, gadis saya itu mengangkat makhluk kecil cerewet, di depan sebuah warung ramen di bilangan sektor 9 Bintaro.

Seolah ingin menunjukkan bahwa dia sekarang sudah mau terlibat di dalam pengurusannya. Meskipun pada awalnya saya enggan, mengingat baru saja saya kehilangan kucing kesayangan saya, akan tetapi karena melihat kegigihan sang gadis yang sampai bertanya pada setiap pemilik warung apakah ada pemilik si kucing, hati saya luluh juga.

Setelah meyakinkan diri bahwa bayi kucing itu tidak ada yang punya, maka gadis saya membungkusnya dengan jaket yang dikenakannya dan memangkunya di dalam mobil..

Jangan tanya kenapa namanya Shinee Ramen pada saya. Ramen adalah kata yang pertama terlintas, mengingat kami menemukannya di depan warung ramen. Shinee…, biarkan gadis saya yang menjawab.

Tagged with: ,
Top